Dua Anggota DPRD Kapuas Ini Temui Pengunjuk Rasa dan Terima Aspirasi Mahasiswa

ANGGOTA DPRD Kapuas, H Abdurahman Amur dan dr HM Rosehan Anwar temui mahasiswa saat aksi unjuk rasa.| foto : dokumen 

KUALA KAPUAS - Aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa yang tergabung di  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Cabang Kuala Kapuas, berlangsung di Bundaran Raja Bunu, depan Kantor DPRD Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas, Senin (14/4/2022).

Dalam aksi itu mereka menyampaikan empat tuntutan yaitu pertama; Mendesak pemerintah untuk menstabilkan kenaikan Bahar Bakar Minyak (BBM).

"Kedua kami meminta pemerintah secepatnya menstabilkan harga kebutuhan pokok, kesedian bahan pokok," kata Ariadi, Ketua HMI Kapuas dalam orasinya.

Kemudian ketiga: Mendesak pemerintah agar segera mencabut kebijakan terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 menjadi 11 persen.

Keempat; Meminta seluruh elemen bangsa agar tetap tegak berdiri menjaga amanat reformasi dalam hal masa jabatan presiden sesuai UUD 1945.

Mahasiswa kemudian meminta wakil rakyat di DPRD Kapuas hadir menemui mereka.

Tak berapa lama dua anggota DPRD Kabupaten Kapuas datang menghampiri massa aksi mahasiswa. H Abdurahman Amur dari Fraksi Partai Golkar bersama dr HM Rosehan Anwar, legislator asal PKS didampingi Sekretaris DPRD Kapuas Yunabut, menyapa dan berdialog singkat dengan sejumlah mahasiswa yang melakukan aksi damai.

Dihadapan mahasiswa wakil rakyat H Abdurahman Amur mengatakan terkait tuntutan mahasiswa, persoalan kenaikan BBM,  bahan pokok, kelangkaan minyak goreng terjadi bukan hanya di Kabupaten Kapuas.

"Kita sama-sama mengusulkan kepada pemerintah supaya bisa teratasi dalam waktu secepatnya ini adalah untuk kepentingan kita semua, untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia," kata Abdurahman Amur.

Ia juga berharap apa yang disuarakan mahasiswa mendapat respon positif dari pemerintah.

Lanjutnya, terkait aspirasi mahasiswa nantinya akan disampaikan ke pimpinan DPRD.

"Kita sampaikan kita diskusikan bagaimana  nanti mengambil langkah menindaklanjuti keadaan ini," tandasnya.

Sementara, Politisi PKS dr HM Rosihan Anwar apresiasi, atas aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa.

"Jadi memang ini lah yang harus kalian suarakan," kata Rosihan.

Kendati demikian, Ia berpesan kepada mahasiswa untuk tetap tertib selama aksi, jangan sampai terjadi tindakan anarkis.

Para mahasiswa kemudian menyampaikan aspirasi tuntutan dalam bentuk surat tertulis dan diterima anggota DPRD Kapuas.

Aksi berlangsung tertib dan damai, usai penyampaian aspirasi para mahasiswa kemudian membubarkan diri.

Sementara dalam aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian dari Polres Kapuas, dibantu TNI Kodim 1011 serta Satpol PP setempat yang bersiaga melakukan penjagaan selama digelarnya aksi.[tommy]