Maksimalkan Kinerja Penyuluh Agama di Balangan, Kemeneg Gelar Pembinaan

FOTO bersama seusai kegiatan pembinaan.| foto : istimewa

PARINGIN - Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPI) Kabupaten Balangan gelar kegiatan pembinaan penyuluh agama Islam se Kabupaten Balangan dengan tema Optimalisasi Peran Penyuluh Agama Islam Dalam Membantu Pemerintah Daerah Guna Peningkatan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Balangan di Aula Kementrian Agama Kabupaten Balangan, Senin (12/12/2022).

Peserta yang mengikuti acara ada 66 orang dari Penyuluh Agama Islam (PAI) PNS dan Non PNS se-Kabupaten Balangan.

Dalam acara turut berhadir Bupati Balangan, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Balangan, Kapolres Balangan dan tamu undangan lainnya.

Bupati Balangan, Abdul Hadi dalam sambutannya mengatakan, ada tiga hal penting dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya pembangunan mutu, mental dan karakter serta agama.

"Saya yakin, kita semua setidaknya sepakat dalam tiga hal yang pertama, bahwa sangat penting kita memproritaskan pengembangan mutu sumber daya manusia," jelasnya.

Abdul Hadi melanjutkan, bahwa dia yakin bahwa para peserta dari Penyuluh Agama Islam di Balangan sudah memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Balangan.

"Saya yakin, pian seberataan, para fungsional penyuluh agama sudah berusaha memberikan  yang terbaik untuk masyarakat," lanjutnya.

Terpisah Wahid Noor Fajeri selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Balangan menyampaikan tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Balangan dan Kementerian Agama Kabupaten Balangan dalam pembinaan agama untuk masyarakat.

"Tujuan kita melaksanakan kegiatan ini adalah untuk sinergisitas antara Kemenag dengan pemkab dalam hal Pembinaan Keagamaan bagi masyarakat khususnya pembinaan SDM," pungkasnya.

Wahid berharap dengan adanya kegiatan ini proses keberagamaan dan Pengalaman ajaran agama di Kabupaten Balangan bisa lebih baik lagi, agar masyarakat bisa tentram dan aman.

"Kami berharap kegiatan keberagamaan dan pengalaman ajaran agama lebih baik, sehingga terwujud masyarakat yg aman, damai dan kondosif," harapnya.[martino]