Gunakan Akad Virtual, UPZ Al-Khair Barabai Salurkan Daging Kurban ke Ribuan Mustahik

Gunakan Akad Virtual, UPZ Al-Khair Barabai Salurkan Daging Kurban ke Ribuan Mustahik

BARABAI – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al-Khair Barabai menyalurkan paket logistik daging kurban kepada ribuan penerima manfaat dan panti asuhan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (29/5/2026).

Aksi filantropi keagamaan yang dipusatkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Durian Gantang, Kecamatan Labuan Amas Selatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. 

Pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini, pihak panitia mengeksekusi penyembelihan delapan ekor sapi dan empat ekor kambing untuk kemudian didistribusikan secara massal kepada 1.325 warga prasejahtera. 


Agenda tahunan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara UPZ Al-Khair Barabai, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan, serta Dinas Pertanian setempat guna memastikan seluruh proses standardisasi higienitas daging terpenuhi dengan baik. 

Menariknya, sistem pemesanan dan pemotongan hewan kurban tahun ini juga mengakomodasi metode digitalisasi berupa akad virtual guna mempermudah partisipasi masyarakat urban yang memiliki keterbatasan waktu untuk hadir langsung di lokasi pemotongan.

“Kegiatan kurban UPZ Al-Khair Barabai berjalan lancar dan penuh kebersamaan, di mana kami berharap hal ini membawa kemaslahatan serta keberkahan bagi seluruh pihak,” ujar perwakilan manajemen, Faridi. 

Pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sukarelawan dan dinas teknis terkait yang telah mengawal standarisasi keamanan pangan asal hewan tersebut.

“Sinergitas bersama BAZNAS Provinsi Kalsel dan Dinas Pertanian ini bertujuan mendukung pelaksanaan ibadah kurban yang aman, sehat, utuh, dan tepat sasaran,” tambahnya mengenai jaminan kualitas mutu daging.

Di sisi lain, inovasi pelayanan berbasis digital yang diterapkan oleh panitia mendapat respons positif karena dinilai sangat membantu akuntabilitas pelaporan kepada para pekurban.

“Mengikuti kurban dengan akad virtual bersama UPZ Al-Khair merupakan kemudahan bagi pekurban yang berhalangan hadir tanpa mengurangi kekhidmatan ibadah,” ungkap salah satu peserta kurban, Nadea Rizky Ananda.

Menurutnya, transparansi laporan berkala serta rekam jejak digital panitialah yang melandasi tingginya kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan bantuan lewat lembaga tersebut.

“Transparansi penyaluran yang tepat sasaran kepada kaum duafa membuat saya yakin amanah ini tersampaikan dengan baik, terlebih lembaga ini konsisten bergerak sejak 2019,” pungkasnya. 

Melalui modernisasi manajemen kurban dan ketepatan klaster distribusi ini, UPZ Al-Khair Barabai diharapkan dapat terus memelopori penguatan ketahanan pangan bagi keluarga prasejahtera di Bumi Murakata.[nata]
Lebih baru Lebih lama