Telkomsel Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 300 Pelajar di Kalimantan

Telkomsel Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 300 Pelajar di Kalimantan

KALIMANTAN — Telkomsel menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 300 pelajar di sejumlah wilayah Kalimantan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

Program ini bertujuan mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar, khususnya di daerah yang masih membutuhkan fasilitas pendidikan yang memadai.

General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan, Eureka Meliala, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan bangsa di masa depan. Karena itu, Telkomsel berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

“Setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan kesempatan untuk berkembang. Kami ingin memberikan dukungan agar para pelajar tetap semangat belajar serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah sekolah, yakni SMPN 7 Pontianak pada 29 April 2026, SMKN 4 Banjarmasin pada 13 Mei 2026, SDN 1 Desa Sekonyer pada 19 Mei 2026, MTs Babussalam pada 25 Mei 2026, dan SDN 028 Tanah Grogot pada 29 Mei 2026.

Bantuan yang diberikan meliputi tas sekolah, alat tulis, buku, serta perangkat internet berupa modem Orbit Star H2. Perangkat tersebut diharapkan dapat membantu pelajar dan tenaga pengajar dalam mengakses materi pembelajaran secara digital.

Telkomsel menilai akses terhadap sarana belajar dan konektivitas internet menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital saat ini.

Melalui program ini, perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif sosial berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada konektivitas, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Eureka berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para pelajar untuk terus mengejar cita-cita.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan belajar, tetapi juga memotivasi pelajar untuk terus percaya diri dalam meraih masa depan,” katanya.[]

Lebih baru Lebih lama