Ini Lima Poin RDP DPRD Barsel bersama Dinkes

RDP bersama Dinkes menyimpulkan lima poin penting.| foto : tomi

BUNTOK - Lima poin penting menjadi kesimpulan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan Komisi III DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), di gedung dewan, Jumat (4/2/2022).

Ketua Komisi III, H Zainal Khairuddin SP menyampaikan, ada lima poin kesimpulan RDP. Pertama; dewan mengapresiasikan keberhasilan vaksinasi yang dilaksanakan Dinkes, sesuai target yang diharapkan.

Kedua; Komisi III mengharapkan Dinkes untuk kegiatan fisik di tahun 2022 bisa dipercepat, mengingat daerah Bumi Batuah sebagiannya masuk kategori langganan banjir.

"Jadi dengan demikian kegiatan tersebut agar tidak berdampak keterlambatan, sehingga pelaksanaannya mengenai perencanaan dan sebagainya dipercepat agar tidak ada lagi kata-kata terlambat atau tidak selesai dalam pelaksanaan pekerjaan," harapnya.

Ketiga; mengenai penyebaran tenaga kesehatan. Dewan menyampaikan ada beberapa daerah yang tenaga kesehatannya masih belum ada. 

"Kita sudah wanti-wanti dengan pihak Dinkes bahwa setiap desa harus minimal 2 tenaga kesehatan, 1 bidan, 1 perawat. Namun dibilang tadi ada keterbatasan anggaran sehingga minimal 1 di antara bidan dan perawat. Kita berharap agar Dinkes tetap mengadakan 1 dari 2 tenaga kesehatan," pintanya.

Keempat; terkait penyakit demam berdarah. Dinkes sudah membuat posko-posko untuk penanganan penyakit demam berdarah. Wabah ini dinilai sebagai dampak banjir, dan saat ini Dinkes tengah melakukan penanggulangannya.

Kelima; Dinkes meminta posko-posko yang belum bisa dilaksanakan lantaran tidak ada anggaran dari pemerintah daerah agar diadakan hibah ke desa.

"Artinya desa bisa menggunakan Dana Desa (DD) untuk melakukan perehaban dan sebagainya," tutup Zainal.[tomi]