Jembatan Tabanio 2 Mulai Dibangun, Akses Pesisir dan Distribusi Ikan Ditarget Makin Lancar

Jembatan Tabanio 2 Mulai Dibangun, Akses Pesisir dan Distribusi Ikan Ditarget Makin Lancar

PELAIHARI - Kawasan pesisir Desa Tabanio bersiap memiliki wajah baru setelah pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi atau Jembatan Tabanio 2 resmi dimulai. Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Tanah Laut (Tala) H Rahmat Trianto bersama Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, Selasa (26/5/2026).

Pembangunan jembatan itu menjadi bentuk kolaborasi antara Pemkab Tala dan Polda Kalsel dalam memperkuat konektivitas wilayah pesisir. Kehadiran jembatan baru diharapkan mempermudah aktivitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi hasil perikanan yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga Tabanio.

Dalam sambutannya, Bupati Tala menegaskan jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur utama masyarakat desa. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur akan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga pesisir.

"Jembatan ini menjadi jalur utama masyarakat Desa Tabanio. Dengan pembangunan yang lebih baik, kami berharap distribusi hasil perikanan semakin lancar dan pertumbuhan ekonomi warga bisa ikut meningkat," ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi jembatan lama yang sudah digunakan sejak era 1970-an dan dinilai tak lagi memadai untuk menopang kebutuhan masyarakat saat ini. Karena itu, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari.

Bupati Tala turut meminta dukungan masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan pesisir Tabanio.

"Kami berharap dukungan seluruh masyarakat agar pembangunan jembatan ini berjalan lancar dan nantinya benar-benar memberi manfaat besar bagi warga," katanya.

Tidak hanya berfungsi sebagai akses penghubung, jembatan baru tersebut juga diproyeksikan menjadi ikon kawasan pesisir. Dengan ukuran yang lebih luas dibanding jembatan sebelumnya, lokasi itu diharapkan berkembang menjadi ruang publik sekaligus daya tarik wisata baru di Tala.

"Ke depan, jembatan ini bukan sekadar akses penghubung, tetapi juga diharapkan menjadi ikon baru masyarakat untuk menikmati suasana kawasan pesisir Tabanio," ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi dibiayai melalui APBD dengan anggaran Rp7,6 miliar. Jembatan tersebut menggunakan konstruksi jenis Pile Slab dengan panjang 75 meter dan lebar 4,5 meter.

Selain pembangunan jembatan, Pemkab Tala juga menyiapkan peningkatan ruas jalan menuju Desa Tabanio dari arah Kecamatan Takisung. Proyek jalan itu dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal Juni 2026 dengan anggaran hampir Rp30 miliar guna memperkuat akses menuju kawasan pesisir. [lastri]
Lebih baru Lebih lama