KETUA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Balangan, Fitri Murni Hidayatullah.| foto : istimewa
PARINGIN - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Balangan, Fitri Murni Hidayatullah, melayangkan kritik keras terhadap sikap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan yang dinilai kerap menghindar dan enggan diwawancarai oleh awak media. Sikap tertutup ini dinilai sangat kontradiktif dengan kondisi Pemkab Balangan yang saat ini sedang gencar-gencarnya meraih berbagai prestasi.
ia menyampaikan bahwa keengganan para pejabat untuk memberikan keterangan resmi sering kali terjadi. Padahal, kedatangan awak media justru untuk meliput dan mengamplifikasi program kerja sukses serta rentetan penghargaan yang berhasil ditorehkan daerah.
"Saat ini Pemerintah Kabupaten Balangan sedang banyak-banyaknya mendapatkan prestasi dan penghargaan di berbagai sektor. Sangat disayangkan jika momentum emas ini justru dinodai oleh sikap beberapa pejabatnya yang terkesan 'alergi' dan menghindar saat mau diwawancarai wartawan," ujarnya kepada media, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, pers bekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menjamin hak mencari dan menyebarluaskan informasi. Ketika pejabat memilih bungkam, publik kehilangan kesempatan untuk mengetahui detail keberhasilan pembangunan dan inovasi yang telah diakui di tingkat provinsi maupun nasional tersebut.
Bang Ifit menambahkan, publikasi terhadap prestasi daerah sangat penting sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus apresiasi atas kinerja pemerintah. Keengganan pejabat untuk berbicara di media justru merugikan citra instansi itu sendiri.
Ia berharap Bupati Balangan dapat memberikan atensi serius serta pembinaan kepada para kepala dinas maupun pejabat teknis di bawahnya agar lebih terbuka, kooperatif, dan tidak alergi terhadap konfirmasi jurnalis.
"Media adalah mitra strategis untuk menyebarluaskan kabar baik dan prestasi Balangan kepada masyarakat luas. Kalau untuk memberitakan hal yang positif dan membanggakan saja mereka enggan memberikan statmen, bagaimana nanti jika ada isu krusial yang butuh klarifikasi cepat agar tidak terjadi disinformasi," pungkasnya.[martin]
Tags
balangan
