BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bergerak cepat menyalurkan paket bantuan stimulan logistik kepada belasan kepala keluarga yang menjadi korban terdampak bencana alam angin puting beliung di tiga desa, Rabu (3/6/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran otoritas daerah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan mitigasi pascabencana di klaster wilayah rawan.
Berdasarkan data terpadu di lapangan, akumulasi kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut mencakup 11 unit rumah tinggal yang tersebar di Desa Bekapas, Desa Ayuang, dan Desa Manggung atau Timbuk Bahalang.
Kehadiran representasi pemerintah di tengah situasi krisis ini tidak hanya bertujuan untuk mendistribusikan material bantuan fisik, melainkan juga untuk memberikan dukungan moril guna memulihkan psikologis warga yang terguncang.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan proses rehabilitasi permukiman warga terdampak agar aktivitas domestik masyarakat dapat segera kembali berjalan normal.
“Hari ini kita menyerahkan bantuan, ada bencana alam puting beliung yang menimpa warga kita di tiga desa,” kata Bupati HST Samsul Rizal.
Pihak manajemen kebencanaan daerah memastikan seluruh korban yang rumahnya mengalami kerusakan struktural telah masuk dalam daftar prioritas penerima santunan.
“Totalnya itu ada 11 rumah yang kena bencana, dan alhamdulillah kita selaku pemerintah daerah turun untuk memberikan bantuan,” tambahnya.
Sinergitas lintas sektor antara badan penanggulangan bencana dan dinas sosial dikerahkan penuh agar alokasi logistik pangan serta sandang darurat dapat tersalurkan secara merata.
“Insyaallah ke depannya masyarakat yang kena musibah mudah-mudahan tabah menghadapi cobaan ini,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dini mengingat anomali iklim transisi yang kerap memicu angin kencang di kawasan permukiman.
“Kita selaku pemerintah daerah turut berduka dan turut berprihatin, sehingga kita datang ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan,” pungkasnya.
Melalui intervensi bantuan yang cepat dan tepat sasaran ini, beban sosial ekonomi warga pascabencana diharapkan dapat diringankan secara signifikan seiring dimulainya tahap rekonstruksi bangunan.[nata]
