PELAIHARI - Kebahagiaan tersendiri tengah menanti para peserta Sekolah Lansia Seruni di Kelurahan Saranghalang. Setelah mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran dan pengembangan diri, mereka akan merasakan pengalaman yang tak kalah istimewa dari lulusan sekolah formal, yakni mengikuti prosesi wisuda lengkap dengan toga.
Program yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) itu menjadi bentuk penghargaan atas semangat belajar para lansia, Rabu (8/7/2026).
Sekolah Lansia Seruni merupakan program pembelajaran nonformal binaan BKKBN/Kemendukbangga yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong para peserta untuk tetap aktif secara fisik, mental, dan sosial. Berbagai kegiatan yang dijalankan dirancang untuk membantu lansia menjaga kualitas hidup sekaligus mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif.
Kepala DP3AP2KB Tala, Maria Ulfah, menjelaskan bahwa salah satu aktivitas yang terus didorong dalam program tersebut adalah latihan motorik tangan. Menurutnya, aktivitas sederhana yang melibatkan gerakan tangan memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan otak pada usia lanjut.
“Kenapa motorik tangan perlu terus dilatih? Karena itu menjadi salah satu upaya mencegah demensia. Semakin sering tangan kita digunakan untuk berbagai aktivitas, maka itu juga menjadi bagian dari usaha menjaga kesehatan otak dan mencegah kepikunan,” ujarnya.
Maria menilai perhatian terhadap kelompok lanjut usia perlu terus ditingkatkan, terutama di tengah perubahan struktur penduduk yang akan menghadapi bonus demografi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan ruang yang memungkinkan lansia tetap belajar, beraktivitas, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk apresiasi, para peserta yang telah mengikuti rangkaian pembelajaran nantinya akan mengikuti prosesi wisuda dengan mengenakan toga. Momen tersebut diharapkan menjadi pengalaman berkesan sekaligus penyemangat bagi para lansia.
“Nanti ada peserta yang akan diwisuda. Jadi bagi yang dulu belum pernah merasakan wisuda, sekarang bisa ikut merasakan memakai toga dan menikmati suasana wisuda itu sendiri,” ucapnya.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Hamdani, warga RT 06 RW 03 Kelurahan Saranghalang. Ia mengaku Sekolah Lansia Seruni menjadi wadah yang membuat para lansia tetap memiliki aktivitas positif setelah memasuki masa pensiun.
“Ini kegiatan yang positif. Setelah pensiun, aktivitas kami tentu berkurang. Kalau tidak ikut kegiatan seperti ini, apalagi bagi yang tidak memiliki aktivitas lain seperti berkebun, kemungkinan lebih banyak berdiam diri di rumah,” ungkapnya.
Selain menambah kegiatan yang bermanfaat, menurut Hamdani program tersebut juga membuka kesempatan untuk mempererat hubungan sosial yang selama ini mulai berkurang karena kesibukan masing-masing.
“Yang paling terasa adalah silaturahminya. Dengan adanya kegiatan ini kami bisa berkumpul lebih sering. Bahkan ada teman-teman lama yang kembali bertemu dan bisa saling berbagi pengalaman,” ujarnya.
Melalui Sekolah Lansia Seruni, Pemkab Tala tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia, tetapi juga membangun ruang kebersamaan yang membuat para lansia tetap aktif, sehat, dan merasa dihargai. Harapannya, para peserta dapat terus menjadi pribadi yang produktif sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan sekitarnya.[lastri]
Tags
tanah laut
